2 November 2025
“Membangun Budaya Sekolah yang Positif, Inklusif, dan Kolaboratif melalui Tiga Strategi Utama: Pembiasaan Nilai Positif, Pemberdayaan Komunitas Sekolah, dan Kepemimpinan yang Partisipatif”
Budaya sekolah merupakan ruh dari setiap satuan pendidikan. Budaya positif, inklusif, dan kolaboratif menjadi prasyarat penting bagi tumbuhnya komunitas belajar yang sehat dan berdaya. Berdasarkan hasil refleksi awal dan pemetaan kebutuhan di SDN 4 Bengkulu Selatan, ditemukan bahwa meskipun sekolah telah menunjukkan berbagai prestasi akademik maupun non-akademik, masih terdapat ruang untuk memperkuat sinergi antara guru, tenaga kependidikan, siswa, dan orang tua. Sebagai bagian dari implementasi pembelajaran mendalam dan penguatan 8 Dimensi Profil Lulusan, kepemimpinan sekolah perlu menggerakkan perubahan budaya melalui tiga strategi utama:
Pembiasaan Nilai-Nilai Positif di setiap kegiatan pembelajaran dan kehidupan sekolah.
Pemberdayaan Komunitas Sekolah melalui kolaborasi guru, siswa, dan orang tua.
Kepemimpinan yang Partisipatif yang mendorong setiap guru menjadi pemimpin pembelajaran di kelasnya.
Tujuan Umum Menumbuhkan kesadaran kolektif warga sekolah terhadap pentingnya membangun budaya sekolah yang positif, inklusif, dan kolaboratif sebagai fondasi utama peningkatan mutu pendidikan di SDN 4 Bengkulu Selatan.
Tujuan Khusus • Menyampaikan rancangan proyek transformasi kepemimpinan sekolah. • Mengajak warga sekolah merefleksikan nilai-nilai positif dan praktik baik dalam kepemimpinan pembelajaran. • Menyusun langkah tindak lanjut pembentukan Tim Inovasi Sekolah Kita Bersama (SKB). • Menguatkan kolaborasi guru dan tenaga kependidikan dalam menjalankan program pengembangan sekolah.
Manfaat Kegiatan • Bagi Guru: meningkatnya kesadaran reflektif, semangat kolaborasi, dan tanggung jawab profesional. • Bagi Siswa: tumbuhnya iklim belajar yang positif, aman, dan menyenangkan. • Bagi Sekolah: terciptanya komunitas belajar berkelanjutan yang mendorong inovasi pembelajaran.